Tampilkan postingan dengan label elektro-unik-a. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label elektro-unik-a. Tampilkan semua postingan

17 Mei 2009

Memantau Rumah Dengan Robot



Bekerja jauh dari rumah, tetapi tetap ingin mengetahui kondisi rumah secara real time. Hal ini yang mungkin dirasakan oleh beberapa pengusaha yang sangat sibuk sampai hampir tidak pernah pulang ke rumah. Dengan menggunakan iRobot-LE hal ini mungkin untuk dilakukan. Sebuah robot ciptaan dari iRobot Corp. memungkinkan seseorang untuk mengontrol robot ini melalui web browser dari mana saja. Robot ini seakan-akan menjadi mata dan telinga jarak jauh kita untuk mengetahui kondisi rumah. Dengan kemampuan menjelajah, robot ini dapat dikontrol untuk berkeliling rumah, mengetahui apakah ada maling, mengucapkan selamat tidur pada anak-anak, serta mengecek keadaaan hewan piaraan.

"iRobot-LE memungkinkan seseorang berada di 2 tempat berbeda dalam waktu yang bersamaan", terang Helen Greiner, Presiden dan co-founder dari iRobot. "Kita dapat mengontrol iRobot melalui internet sehingga kita dapat melihat dan mendengar melalui komputer dengan iRobot". "Seseorang dapat mengecek keadaan rumahnya di Boston selagi ia berlibur di San Fransisco". iRobot-LE dapat pergi kemanapun seperti layaknya orang biasa. Menggunakan teknologi Surefoot Stair Climbing, robot ini dapat berjalan naik-turun tangga tanpa bantuan orang lain. Tapi, tentu saja saat disuruh mendaki tembok robot ini tak sanggup :). Robot ini menggunakan sensor dan sinyal prosesing untuk dapat menghindari dan mengetahui benda-benda di sekitarnya. Dengan pendendali melalui internet, user bahkan dapat bercakap-cakap layaknya video call dengan orang-orang sekitar rumah seperti saudara atau tetangga.

iRobot ini didukung oleh iRobot Aware Robot Control Software yang berjalan menggunakan Pentium II prosesor dengan Apache-SSL web server dan Linux sebagai operating systemnya. "iRobot menunjukkan pada dunia level baru dari internet. iRobot merupakan sebuah pembuktian bahwa internet tidak hanya dapat digunakan sebagai pertukaran data, tetapi lebih dari itu internet dapat digunakan sebagai pengendali jarak jauh", kata Prof.Rodney Brooks, direktur AI Lab, MIT. "iRobot teknologi akan mengubah pandangan orang dan membuat seluruh dunia layaknya sebuah pedesaaan global".



07 Mei 2009

Bercermin Sambil Nonton TV


Membayangkan kita bercermin di depan cermin sambil melihat acara infotainment, berita ,atau siaran langsung pertandingan bola, hmm... pasti menyenangkan. Namun, kali ini hal itu benar-benar dapat dilakukan dan bukan impian belaka. Royal Philips Electronics telah memperkenalkan sebuah produk bernama Mirror TV, sebuah LCD TV berukuran 17-30 inch yang terintegrasi dalam sebuah cermin. Mirror TV menggunakan teknologi polarized mirror, yang dapat mentransfer hampir 100 % cahaya melalui permukaan yang dapat memantulkan cahaya seperti cermin. Ini adalah produk pertama yang dibuat oleh Philips Homelab, sebuah Perusahaan yang bergerak dalam bidang penelitian Elektronika Modern.

Philip telah melakukan test kepada lebih dari 100 orang konsumen melalui prototype produk ini sebelum meluncurkannya ke pasaran. Test ini dilakukan di HomeLab research fasility milik Philips dimana TV ini diletakkan di sebuah ruangan/kamar dengan 2 kamar tidur. Tiga puluh empat kamera tersembunyi ditempatkan di dalam ruangan untuk memantau reaksi para konsumen terhadap produk ini. Kebanyakan dari konsumen merasa sangat senang dan menunukkan apresiasi yang baik pada produk ini. "Menonton siaran berita atau infotainment sembari menggosok gigi atau mencukur kumis adalah hal yang menyenagkan", ugkap mereka.

Philips, yang saat ini menjadi suplier TV display terbesar untuk hotel-hotel di dunia, awalnya hanya berencana untuk memasarkan produk ini ke hotel-hotel. Namun, setelah melihat perkembangan dan peluang yang cukup besar, mereka berniat untuk menjualnya ke pasar sebagai produk rumah tangga pada beberapa tahun ke depan.

"Mirror TV adalah sebuah perkembangan besar ke depan untuk para konsumer teknologi dan bagi Philip sendiri tentunya", ungkap Dr. Gottfried Dutine, CEO dari Philips Consumer Electronics. Mirror TV telah memecahkan solusi bagi permasalahan menempatkan TV yang besar di kamar hotel yang kecil. Dengan lebar kurang dari 30 inchi dan desain yang artistik, Mirror TV dapat ditempatkan di tembok-tembok kamar hotel untuk menghemat tempat sekaligus penghias ruangan.